Rabu, 2 September 2009

Pulang

Ketika ku pulang hatimu sudah sabar menunggu
kaubuka pintu angin berhembus harum anggrek bulan
aku bercermin pada bening matamu yang pualam
kulihat seorang kasmaran sedang mengagumimu.

Lelah perjalanan dan keringat menguap begitu saja
hanya rindu sibuk melampiaskan diri
seperti tak ada waktu lagi
nafasku dan nafasmu saling mengisi ruang udara.

Jariku menari memetik dawai di hatimu
musik manis pun bergetar di lengkung senyummu
tak ada yang lebih indah selain melodi
yang kita nyanyikan setiap malam tiba.

2009

Tags: , , , , ,

Leave a Reply