Minggu, 6 September 2009

Senandung Cinta

Dengarlah dedaunan yang berbisik lirih pada angin
di sore itu, musim gugur memapas cemasku di sebuah taman
pepohonan meranggas dan daun-daun kering, serta merahnya daun maple
menyaksikan kita, juga warna-warni bagai kupu-kupu berterbangan
tiada yang lebih indah dari pemandangan ketika kau tersenyum di pangkuan.

Lihatlah bulan menyibak kegelapan
dibiarkan cahayanya hanyut bersama angin malam
selaksa puisi bersahutan di celah-celah ranting hitam
memekik gemuruh rindu di matamu cinta yang tak pernah lekang
seperti rembulan di atas pelataran, kau menatap indah di pangkuan.

2009

Puisi-puisi Lain yang Mungkin Terkait

Tags: , , ,

2 Responses to “Senandung Cinta”

  1. REY says:
    November 12th, 2009 at 1:29 pm

    patennnnnnnnn!! lanjutkan

  2. Jk kecil says:
    March 23rd, 2010 at 9:33 am

    puisi2 yg sangat indah…..

Leave a Reply