9/9/2009
Karya: Huda M Elmatsani
Kui bakukura jirin ka longung culuc
kongun solonkung kajungguldun
cocbuwudun runtung kura duhyungun
borguin muhuyu rocbilun
kauckauc udi jonggoluc ka wutuhci
Angan culuc locbij borkoruaun
conura ka bilicujuci
dolepud cujuci bordokap, ecbud ka cujuci borpisur
jujup cujudi jorsokej
hunyij jud cucpi colopusdun kara.
2009
Tags: bidadari, bintang, malam, melati, selendang
You can leave a response, or trackback from your own site.
[hak cipta dilindungi undang-undang] Copyright © 2009-2010 - Huda M Elmatsani - is proudly powered by WordPress
March 2nd, 2011 at 12:47 am
Pelangi berkilau di langit jauh
teduh mengambang menjalin untai gerimis
gradasi warna adalah selendang para bidadari
yang menarinari digelitik angin bukit
dan kamu, yang turun ke dalam jiwaku.
Sungguh indah rahasiamu
semburat merah di wajahmu. Cinta itu. Di senja itu
pohonpohon waru berebut menjadi bayanganmu
lalu melukisnya di dadaku. Untuk kudekap
agar cinta tak ke manamana dari hatimu.
Jangan lagi kaurisaukan
cinta ini hanya berakhir di hatimu
sungai yang mengalirkan kejernihan jiwa
melewati rimba waktu dan padang penuh bunga
aku, yang selalu hanyut bersamamu.
March 2nd, 2011 at 12:52 am
putus cinta itu biasa
putus rokok luar biasa
putus rem mati lah kita ….^_*
jgn kau kata kan ke pada ku bahya kau cinta ke pada ku.
& jgn pernah kau tpon gw klau kau tkut pulsa kam abis
& jgn skali x kam meminjam sdal ku tak kan gw beri sayang ?