9/9/2009

Suka puisi ini? Mari berbagi ...


Mungkin Anda juga menyukai puisi-puisi ini

Tags: , , , ,

2 Responses to “Bidadari Malam”

  1. obet barus says:
    March 2nd, 2011 at 12:47 am

    Pelangi berkilau di langit jauh
    teduh mengambang menjalin untai gerimis
    gradasi warna adalah selendang para bidadari
    yang menarinari digelitik angin bukit

    dan kamu, yang turun ke dalam jiwaku.

    Sungguh indah rahasiamu
    semburat merah di wajahmu. Cinta itu. Di senja itu
    pohonpohon waru berebut menjadi bayanganmu
    lalu melukisnya di dadaku. Untuk kudekap

    agar cinta tak ke manamana dari hatimu.

    Jangan lagi kaurisaukan
    cinta ini hanya berakhir di hatimu
    sungai yang mengalirkan kejernihan jiwa
    melewati rimba waktu dan padang penuh bunga

    aku, yang selalu hanyut bersamamu.

  2. obet barus says:
    March 2nd, 2011 at 12:52 am

    putus cinta itu biasa
    putus rokok luar biasa
    putus rem mati lah kita ….^_*

    jgn kau kata kan ke pada ku bahya kau cinta ke pada ku.
    & jgn pernah kau tpon gw klau kau tkut pulsa kam abis
    & jgn skali x kam meminjam sdal ku tak kan gw beri sayang ?

Leave a Reply