<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bidadari Malam</title>
	<atom:link href="http://www.puisiuntukkekasih.com/2009/09/09/bidadari-malam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.puisiuntukkekasih.com/2009/09/09/bidadari-malam/</link>
	<description>Sebab cinta ciptakan kata. Puisi cinta tak akan kehabisan kata.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 14:42:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: obet barus</title>
		<link>http://www.puisiuntukkekasih.com/2009/09/09/bidadari-malam/comment-page-1/#comment-712</link>
		<dc:creator>obet barus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2011 17:52:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.puisiuntukkekasih.com/?p=620#comment-712</guid>
		<description>putus cinta itu biasa 
putus rokok luar biasa
putus rem mati lah kita ....^_*

  jgn kau kata kan ke pada ku bahya kau cinta ke pada ku.
&amp; jgn pernah kau tpon gw klau kau tkut pulsa kam abis
&amp; jgn skali x kam meminjam sdal ku tak kan gw beri sayang ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>putus cinta itu biasa<br />
putus rokok luar biasa<br />
putus rem mati lah kita &#8230;.^_*</p>
<p>  jgn kau kata kan ke pada ku bahya kau cinta ke pada ku.<br />
&amp; jgn pernah kau tpon gw klau kau tkut pulsa kam abis<br />
&amp; jgn skali x kam meminjam sdal ku tak kan gw beri sayang ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: obet barus</title>
		<link>http://www.puisiuntukkekasih.com/2009/09/09/bidadari-malam/comment-page-1/#comment-711</link>
		<dc:creator>obet barus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2011 17:47:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.puisiuntukkekasih.com/?p=620#comment-711</guid>
		<description>Pelangi berkilau di langit jauh
teduh mengambang menjalin untai gerimis
gradasi warna adalah selendang para bidadari
yang menarinari digelitik angin bukit

dan kamu, yang turun ke dalam jiwaku.

Sungguh indah rahasiamu
semburat merah di wajahmu. Cinta itu. Di senja itu
pohonpohon waru berebut menjadi bayanganmu
lalu melukisnya di dadaku. Untuk kudekap

agar cinta tak ke manamana dari hatimu.

Jangan lagi kaurisaukan
cinta ini hanya berakhir di hatimu
sungai yang mengalirkan kejernihan jiwa
melewati rimba waktu dan padang penuh bunga

aku, yang selalu hanyut bersamamu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pelangi berkilau di langit jauh<br />
teduh mengambang menjalin untai gerimis<br />
gradasi warna adalah selendang para bidadari<br />
yang menarinari digelitik angin bukit</p>
<p>dan kamu, yang turun ke dalam jiwaku.</p>
<p>Sungguh indah rahasiamu<br />
semburat merah di wajahmu. Cinta itu. Di senja itu<br />
pohonpohon waru berebut menjadi bayanganmu<br />
lalu melukisnya di dadaku. Untuk kudekap</p>
<p>agar cinta tak ke manamana dari hatimu.</p>
<p>Jangan lagi kaurisaukan<br />
cinta ini hanya berakhir di hatimu<br />
sungai yang mengalirkan kejernihan jiwa<br />
melewati rimba waktu dan padang penuh bunga</p>
<p>aku, yang selalu hanyut bersamamu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

