Kamis, 8 Oktober 2009

Setangkai Mawar

Kau datang dengan setangkai mawar
Merah muda. Cinta yang remaja

inilah hatiku, bisikmu. Selalu mencintaimu.

Dan aku menciummu. Membasahi rindu di bibirmu.

Angin memilih diam matahari memilih pergi
sementara kau dan aku tenggelam dalam kehangatan

inilah cintaku, selalu merekah dalam jiwamu.

Mawar di tanganmu
jatuh ke hatiku. Menjelma taman yang abadi.

2009

Leave a Reply