Ranting Waktu
Sebatang pohon yang kita tanam di halaman rumah
telah tumbuh menjadi rindang dengan ranting waktu bercabang-cabang
rimbun daunnya adalah lembaran-lembaran tempat kita mencatat
segala peristiwa tertulis hitam putih kehidupan.
Setiap hari satu daun tanggal meninggalkan kenangan
warnanya kuning kecoklatan seperti usia yang sarat dengan catatan
satu harapan mungkin terwujudkan atau tinggal menjadi angin
yang tertahan di dahan. Atau menunggu hujan.
Atau ada yang tak tereja, seperti cinta yang diam-diam
mengakar di pohon itu, yang telah menjelma bunga dan warna-warni
yang menjelma keteduhan, yang mengubah hujan menjadi tetes-tetes embun
sementara kita terus memberi makna pada pohon usia yang beranjak tua.
2009

October 30th, 2009 at 7:11 am
bagus bget…. save our forest.