26/10/2009
Karya: Huda M Elmatsani
Setiap pagi seekor kupukupu membawa butirbutir embun ke dalam rumah. Ruang pun tumbuh menjelma taman dengan mawar, adenium dan gelombang cinta. Kita duduk di sebuah bangku, sambil menyaksikan anakanak…
Sojaup puga sooder dipidipi cocbuwu bijarbijar ocbin do kuluc ricuh. Riung pin jicbih contolcu jucun kongun cuwur, ukonaic kun golecbung manju. Kaju kikid ka sobiuh bungdi, sucbal conyudsadun unudunud daju bordoturun kuluc goracas yung kamapjudun suyupsuyupnyu.
Iji porjunku buad, dujuci sicranguh.
Kipidipi aji borgoluyij ka jorulas tonkolu, sanur cujuhura cocbiujdun au muhuyu.
2009
Suka puisi ini? Mari berbagi ...
Mungkin Anda juga menyukai puisi-puisi ini
Tags: adenium, embun, kupu, manis, mawar, romantis, rumah
You can leave a response, or trackback from your own site.
April 11th, 2011 at 12:30 pm
hem ..kupu kupu