Rabu, 28 Oktober 2009

Aku Jatuh Cinta

Aku jatuh cinta pada sunyi yang kausungging di bibirmu. Selengkung senyum, sebait puisi. Kata-kata menjelma gerimis yang berbaris dalam bisik manismu. Aku mencium wangi bunga dari serumpun kata yang tumbuh di mulutmu. Itukah cinta? Kurasakan getarannya memasuki rongga hati.  Sebuah rayu. Menggema dalam hidupku.

Aku jatuh cinta pada embun yang mengerling di matamu. Memandangmu, kulihat kilauan pelangi mengajakku menuruni bukit. Sebuah telaga menungguku. Aku mencebur ke dalam jiwamu. Tak bisa memejamkan mata. Di kedalaman hatimu namaku terukir indah. Seperti indahnya namamu di hatiku.

Aku jatuh cinta pada mawar yang merekah di hatimu. Menjagamu, kupenuhi hasrat jiwamu seperti kupu-kupu menyusuri taman. Rasanya seperti di sebuah surga dengan satu bidadari yang selalu berdandan bak pengantin baru. Akadku hanya untukmu.

2009

Leave a Reply