4/12/2009

Suka puisi ini? Mari berbagi ...


Mungkin Anda juga menyukai puisi-puisi ini

Tags: , , , , ,

One Response to “Setangkai Ilalang”

  1. KANG SAEPUL BASAR says:
    April 5th, 2012 at 6:24 pm

    ~*~ Sebelum Terlena ~*~

    Sebelum mata terlena
    Di buaian malam gelita
    Tafakurku di pembaringan
    Mengenangkan nasib diri

    Yang kerdil lemah dan bersalut dosa
    Mampukah ku mengharungi titian sirat nanti
    Membawa dosa yang menggunung tinggi
    Terkapai ku mencari limpahan hidayahMu

    Agar terlerai kesangsian hati ini
    Sekadar air mata tak mampu
    Membasuhi dosa ini

    Sebelum mata terlena
    Dengarlah rintihan hati ini
    Tuhan beratnya dosaku
    Tak daya kupikul sendiri

    Hanyalah rahmat dan kasih sayangmu
    Yang dapat meringankan hulurkan maghfirahmu
    Andainya esok bukan milikku lagi
    Dan mata pun ku tak pasti akan terbuka lagi

    Sebelum berangkat pergi ke daerah sana
    Lepaskan beban ini
    Yang mencengkam jiwa dan ragaku

    Selimuti diriku
    Dengan sutra kasih sayangmu
    Agar lena nanti kumimpikan
    Syurga yang indah abadi

    Pabila ku terjaga
    Dapat lagi kurasai
    Betapa harumnya
    Wangian syurga firdausi.. Oh Ilahi

    Di sepertiga malam
    Sujudku menghambakan diri
    Akan kuteruskan pengabdianku padamu

Leave a Reply