30/6/2010

Suka puisi ini? Mari berbagi ...


Mungkin Anda juga menyukai puisi-puisi ini

Tags: , , , , , , , , ,

5 Responses to “Bidadari Senja”

  1. yudi says:
    February 1st, 2011 at 2:02 am

    karya yang begitu menyentuh,,,,

  2. Haris says:
    February 10th, 2011 at 5:27 pm

    SERPIHAN-SERPIHAN HARAPAN
    DIMATAMU TERSIMPAN
    SERPIHAN-SERPIHAN HARAPAN

    Dalam setiap ku menatapmu
    Teronta rasa dalam kalbu
    Membujuk jiwa yang membisu
    Untuk bilang aku rindu

    Dalam setiap ku menatapmu
    Tersemikan harapan rindu
    Mewangi di lubuk jiwa
    Menggelora bangkitkan asa

    Walau waktu bergegas pergi
    Memisahkan jarak kita berdua
    Namun bayangmu selalu lengkap di mata
    Menari di atas panggung sunyi

    Dalam setiap ku menatapmu
    Ku tau aku masih mencintaimu
    Dalam setiap kehampaan waktu
    Ku tau aku masih merindukanmu

    Bandung 2008

  3. Haris says:
    February 10th, 2011 at 5:28 pm

    KUTULIS UNTUKMU SAHABAT
    Angin tua menampar mukaku
    Saat ku kunjungi hatimu
    Memar merah jiwa ini
    Sempoyongan terampun-ampun

    Dengan tergopoh-gopoh
    Ku titipkan rasa ini
    Pada helaian tak berbaris
    Barang kali dihari nanti
    Engkau sempat membacanya

    Bandung 2008

  4. erwin galaxi says:
    March 6th, 2011 at 8:37 pm

    puisinya bgus bngt,,,,
    Dua jempol dh but kmu,,,

  5. Vickih Nax Nevaz says:
    October 28th, 2011 at 8:09 pm

    Kata”nya dalem bnget sih,..

Leave a Reply