18/8/2010

Suka puisi ini? Mari berbagi ...


Mungkin Anda juga menyukai puisi-puisi ini

Tags: , , , , , , , , , , ,

4 Responses to “Kata Pengantar Sebelum Tidur”

  1. Shobirient pratama says:
    March 8th, 2011 at 3:28 pm

    Yg ini aku suka…
    Karna pas untuk orng yg lg kasmaran

  2. teh emma says:
    March 24th, 2011 at 6:49 pm

    Untukmu Sayang,,
    Sayang,,ku pahami lelah hatimu,,penat jiwamu

    Menanti harap yang tak kunjung jua menggembirakan rasa

    Sehingga kadang kau arahkan sauh mu menarik jangkar dari dermaga cinta

    Tuk sekedar mengarah ke tengah lautan menatap birunya yang indah,,

    Sayang,,entah bagaimana ku mendamaikan hatimu tuk tak rapuh diterjang gelombang

    Tuk tak terhempas dirundung badai,,

    Jika kau tahu lelahmu adalah perihku,,,

    Andai kau tahu penatmu adalah gelisahku,,

    Apakah masih ada mungkin tuk dirimu merapat merubah arah tujuan pasti??..

    Sayang,,,

    Sebelum tubuhmu merapat diperaduan,,malam ini

    ingin rasanya ku lukis indah malam dengan untaian doa pelepas lelapmu

    penawar ringkihnya ragamu,,

    Izinkan ku duduk di sampingmu,,melihat nur di sejuk matamu,,

    Yang menambah kelengkapan cahaya langit dengan gugusan bintangnya,,

    Kuharap rangkaian kata yang tak terlalu indah ini mampu menjadi pengikat batin yang terasa hambar,,

    Mampu menjadi pelebur Ego dan arogansi semata,,,,yang ada,,

    Sayang,,,Harusnya kupahami dirimu dengan lembutku,

    Namun perangai ini terkadang dikuasai nafsu,,,tuk bertindak,,tuk bercakap,,

    Maka kali ini kuhaturkan maafku dalam untaian kata ,penyambung lidah yang kelu saat harus menatapmu

    Sayang,,

    Kuyakinkan Tangan Penguasa alam tlah menyatukan kita dengan cintaNya

    Lalu Apa masih ada Alasan tuk Kita sehingga tidak memeliharanya???…

    Mari tetap dalam satu doa,,satu harap,,satu mahligai,,,satu arah,,,diatas SYARIAT NYA,,,!!!!!

  3. deny arifudin says:
    April 19th, 2011 at 10:33 pm

    puisi-puisi ini menginspirasiku. many thanks.

  4. bowo says:
    August 19th, 2011 at 12:36 am

    Dua dunia…
    Siapa dia..seorang wanita dengan paras asia
    Tergambar semburat merah muda dalam senyumnya..
    Yang sanggup memberi rasa bahagia kepada kaum papa..
    Terbalut hati,terucap asa,terjalin cinta..
    Saat keyakinan tak berkompromi,merubah wajah ceria seketika pergi,meninggalkan hati untuk dicaci..
    Dua dunia dia berkata,dan cinta tak’kan bisa sama…

Leave a Reply