Arsip dengan tag ‘gairah’

Aku Hanya Mampu

/Jalan/
Inilah lembaran yang kita lalui: jalan tak berujung
yang kita tulisi dengan jejak langkah, selamanya melangkah
seperti cinta yang tak mengenal akhir yang tak mengenal menyerah
di situ jejak-jejak menjelma taman dan istana.

Aku hanya mampu melangkah bersamamu.

/Lembah/
Kamulah lembah kehidupan di mana kuncup-kuncup melati
senantiasa bersemi, tubuh wangi yang kukecup tiap pagi
embun-embun berbaris di bulu matamu
mengerling sejuk ke dalam kalbu.

Aku hanya mampu bersyukur memandangmu.

/Laut/
Sungai-sungai kuciptakan sungai-sungai yang melambai
di bibirmu pantai segala kerinduanku bermuara segalanya sampai
bukankah cinta itu lambang abadi? di bibirmu sajakku menjelma cium
menjadi ombak di celah-celah gemuruh lautmu yang anggun.

Aku hanya mampu memeluk gairahmu.

/Senyum/
Aku tidak tahu, bagaimana indahnya engkau melukiskan cinta
hanya dengan segores senyum
sementara ribuan kata tak sanggup kueja dan kutata
agar bisa kutuliskan di kertas hatimu.

Aku hanya mampu mengecup senyummu.

2010

Tags: , , , , , , ,

Untukmu

Matahari semerah mawar kupetik untukmu di senja itu
: ini untukmu hati yang selalu hangat dibara asmara
selalu merah berlumur darah cinta.

Ini untukmu senja yang sempurna. Sebuah damba
di pelataran rindumu ku berjalan dengan jiwa terhuyung
kamu tersenyum dengan setangkai kuntum.

Ini untukmu jantung berdegup gelisah. Sebuah puisi cinta
rebahlah bersama senja yang terlentang di atas bumi, ranjang bertirai lembayung
di sini kan kuhabiskan malam menatap parasmu yang ranum.

2009

Tags: , , , , ,

Lukisan

Beginilah jadinya, juita, dadamu kujadikan kanvas
gunung-gunungnya kuwarnai hijau dengan pepohonan pinus
di lembah belahannya nan subur
mengalir sungai yang arusnya menggelinjang batu-batu
membangkitkan gairahku untuk mencebur.

Aku pun terjun ke lubuk hatimu!

2009

Tags: , , , , , , ,