Arsip dengan tag ‘hati’

Matahari Cinta untukmu

Malam ini kubangun mimpi
berharap besok menjadi matahari
yang terjaga di jendela
membakar segala kelam dan dinginnya malam
lalu sunyi menjadi reruntuhan purba
sebab nyanyian pagi bersamamu, senandung lautan itu
telah mengubah peradaban cintaku.

Pagi ini kubangun dari mimpi
O, perempuan yang menggenggam kelopak bunga
yang terjaga di jendela hatiku
yang merebahkan tubuhnya dan kukecup wangi keningnya
bukankah kautemukan bahwa setiap pagi
pada dekapan di dada
selalu ada matahari yang membara untukmu.

2010

Tags: , , , , , , , , ,

Tak Takut Kehilangan

Tak takut aku kehilangan indahnya mentari pagi, embun yang bersujud di sudut dedaunan, kupu-kupu bercumbu di atas bunga, ceracau prenjak di seberang jendela, mungkin gerimis dan pelangi, atau selendang tipis kabut yang berlapis-lapis di lekuk perbukitan, tempatku menulis sajak dan impian.

Tak takut aku kehilangan pesona senja, kilau emas padang ilalang, angin berhembus sepoi-sepoi menyelisir rambutmu, dan burung-burung kembali ke sarang dalam barisan panjang, kehangatan cinta, seperti barisan pengaduanku ketika pulang ke hatimu, menyelesaikan setiap sajak dan persoalan.

Bagaimana mungkin aku kehilangan, padahal kau selalu di sisiku, kutemukan segalanya menjadi lebih indah, segala sajak jadi lengkap. Makanya aku tak takut kehilangan kerling bintang di malam hari, musik jangkerik dan serangga malam, lampu-lampu berpendaran bagai untaian manikam, atau rembulan yang suka menyelinap di antara sajak dan rayuan.

2010

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Lukisan Cinta pada Bintang

Di kanvas ini aku mengembara: langit tanpa tepi
kulukiskan bintang-bintang, bertaburlah sinarnya mengisi semesta
setiap bintang adalah nyala yang terus mengembara
seperti cinta tak mengenal padam, selalu gairah selalu membara.

Tatapanmu indah dalam hening: malam sebening telaga
senantiasa berseri, mata baiduri yang kutatap secara sempurna
ada jejak bintang di ekor matamu, meteor-meteor terjun ke hatiku
di bawah hujan cahaya, kuhabiskan malam bersamamu.

Kamulah bintang di hatiku paling terang
makanya galaksi indah tanpa lelah kukarang
hatimu horison segala pengembaraanku menepi segalanya sampai.

Bukankah cinta itu ledakan besar
yang mengawali ritus kebersamaan kita, memancar
ke penjuru semesta. Memancar sepanjang masa.

2010

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Klausa Cinta

Jangan tanya padaku, bagaimana menanam cinta
sebab benihnya sudah memenuhi hatiku.

Jangan tanya padaku, mengapa cinta bertumbuh
sebab engkaulah akar cinta itu.

Jangan tanya padaku, bilakah cinta bersemi
sebab waktuku tercipta untukmu.

2010

Tags: , , , , , , ,

Hati Tak Pernah Tidur

Hati ini tak pernah tidur, selalu bersyukur mencintaimu.

Di kilau kristal matamu langit ungu menyimpan peta perjalananku. Di hamparan malam  kujelajahi wajahmu yang anggun dan unggun. Di gagang pintu hatimu yang mengunci alamat cintaku.

Bukankah langit malam lebih hangat bila aku memandangmu? Akhirnya bintang-bintang menitipkan nyalanya padamu. Jalan pulangku adalah gugusan bimasakti yang berporos di dadamu.

2010

Tags: , , , , , , , , , ,